Berikut 3 Katalis Utama Untuk Indeks Saham AS
Pandangan Optimistis JPMorgan Terhadap Ekuitas:
JPMorgan menilai lonjakan yield obligasi tidak akan menumbangkan Reli Saham AS karena momentum pertumbuhan laba bersih (earnings momentum) korporasi dinilai masih cukup kuat untuk menopang ekuitas.
- Gertak Proteksionisme Trump ke Bombardier:
Donald Trump menuntut pembuat pesawat asal Kanada, Bombardier, untuk menghentikan penjualan di pasar AS kecuali mereka memindahkan fasilitas manufakturnya ke dalam negeri AS.
- Pasar Mencermati Rilis Data Ekonomi AS Hari Selasa:
Pelaku pasar mengantisipasi rilis data tenaga kerja mingguan (ADP Employment Change Weekly), data pinjaman konsumen (Consumer Credit), serta ekspektasi inflasi NY Fed untuk mengukur kesehatan ekonomi AS.
Sumber materi berita: investing.com
Sentimen positif untuk pasar saham AS:Â Optimisme JPMorgan pada momentum laba korporasi memberikan angin segar bagi bursa saham dari tekanan yield obligasi yang tinggi. Meskipun pasar menghadapi risiko proteksionisme perdagangan (ancaman Trump ke Bombardier) dan menanti rilis data tenaga kerja ADP serta consumer credit, resiliensi fundamental fundamental emiten AS tetap menjadi tumpuan utama bagi pergerakan ekuitas.
Emas Tertahan di Area $4.444 Menjelang Sinyal Hawkish Fed UBS dan Ancaman Proteksionisme Perdagangan AS
Berikut 3 Katalis Utama Untuk XAUUSD
Emas Tertahan di Area $4.444:
Harga emas terjebak dalam fase standoff (bull vs. bear) di level $4.444/oz, tertahan oleh tingginya yield obligasi AS di satu sisi serta dorongan safe-haven dari krisis Selat Hormuz di sisi lain.
- Ancaman Trump Terhadap Bombardier:
Donald Trump menuntut manufaktur pesawat Bombardier keluar dari pasar AS kecuali jika mereka memindahkan seluruh produksi jet mereka ke dalam negeri.
- Proyeksi UBS Terhadap Kenaikan Suku Bunga Fed:
UBS memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dua kali lagi sebelum akhir tahun akibat tingginya tekanan inflasi energi yang dipicu gangguan pasokan minyak global.
Sentimen netral:Â Pasar berada dalam tekanan konsolidasi tingkat tinggi akibat meningkatnya risiko stagflasi. Proyeksi hawkish UBS terkait dua kali kenaikan suku bunga Fed tambahan dan penguatan yield obligasi AS menahan laju emas serta aset berisiko. Namun, ketidakpastian geopolitik di Selat Hormuz dan retorika proteksionis perdagangan AS tetap memberikan pijakan kuat bagi emas sebagai pelindung nilai dari volatilitas ekuitas.
Berikut 3 Katalis Utama Untuk OIL
Peringatan Iran Terhadap Aset Energi AS:
Speaker Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa fasilitas minyak dan gas milik AS di kawasan Teluk berada dalam jangkauan serangan balasan jika AS menyasar infrastruktur energi Iran.
- Kenaikan Lanjutan Harga Minyak Dunia:
Minyak mentah melanjutkan tren penguatan (Brent mendekati $97/bbl, WTI $92/bbl) pasca aksi saling serang terhadap kapal tanker dan armada militer oleh AS dan pasukan IRGC Iran.
- Penurunan Lalu Lintas Selat Hormuz:
Penyeberangan kapal komersial di Selat Hormuz merosot tajam ke rata-rata 10 kapal per hari (terendah sejak Mei) akibat meningkatnya ketegangan dan krisis navigasi.
Sentimen positif untuk harga OIL:Â Konflik militer AS-Iran makin bergeser ke ranah infrastruktur dan rantai pasok energi secara langsung. Ancaman penargetan fasilitas energi serta terganggunya lalu lintas Selat Hormuz memperbesar geopolitical risk premium dan potensi kelangkaan pasokan fisik minyak mentah.
Penggerak Pasar Forex dan Komoditi Hari Ini
Pengaruh Data Terhadap Perubahan Harga.
Prediksi JPY
- GDP (QoQ) (Q2) (JPY)
Diperkirakan terjadi perlambatan pada laju pertumbuhan ekonomi Jepang Kuartal II secara kuartalan dari data sebelumnya 0.5% menjadi 0.3%.
Dampak: Berpotensi JPY melemah jika data dirilis sesuai atau lebih kecil dari forecast (mengindikasikan melambatnya laju pemulihan ekonomi domestik).
Disclaimer:
This analysis is prepared solely for reference purposes and does not constitute a solicitation to engage in transactions. Trading decisions should take into account various factors, including market conditions, risk profiles, and individual strategies. Futures trading involves high risk; therefore, all decisions and the consequences of transactions are the sole responsibility of the individual.
