Futures Saham AS Tertekan di Tengah Rekor Yield Obligasi Jerman dan Pemburukan Konflik AS-Iran
Berikut 3 Katalis Utama Untuk Indeks Saham AS
Uji Diplomasi Menkeu AS di G20:
Scott Bessent menghadapi tekanan sengit G20 terkait tarif, lonjakan utang AS, serta eskalasi konflik Iran.
- Yield Obligasi Jerman Tembus Rekor:
Imbal hasil obligasi Jerman melesat ke level tertinggi multi-tahun dipicu retorika hawkish Ketua Fed Kevin Warsh.
- Futures Saham AS Melemah:
Kontrak berjangka saham AS terkoreksi akibat membara kembali konflik militer AS-Iran dan lonjakan yield global.
Sumber materi berita: investing.com
Sentimen negatif untuk indeks saham AS:Â Kombinasi dari lonjakan yield obligasi global pasca-pidato hawkish Kevin Warsh serta memanasnya kembali pertempuran AS-Iran menekan aset berisiko. Ketidakpastian makin tinggi seiring diplomasinya Menkeu AS di G20 yang terganjal isu tarif dan geopolitik, memicu kecenderungan risk-off di pasar keuangan.
Emas Stabil Pasca Anjlok Tajam di Tengah Bangkitnya Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Berikut 3 Katalis Utama Untuk XAUUSD
Emas Stabil Pasca Aksi Jual Tajam:
Harga emas mulai tertahan dan bergerak stabil setelah mengalami penurunan tajam pada sesi sebelumnya.
- Spekulasi Suku Bunga The Fed Bangkit:
Pernyataan hawkish dari Ketua Fed Kevin Warsh kembali menghidupkan taruhan pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga AS.
- Tekanan pada Prospek Pemulihan:
Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat membatasi ruang pergerakan naik (rebound) bagi emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
Sumber materi berita: investing.com
Sentimen negatif: Meskipun harga emas mulai menemukan pijakan pasca aksi jual besar-besaran, sentimen pasar masih sangat berhati-hati. Retorika Kevin Warsh yang kembali memicu spekulasi kenaikan suku bunga membuat Dolar AS dan yield obligasi tetap mendominasi, sehingga pergerakan emas cenderung tertahan dan sulit untuk mencetak reli pemulihan yang signifikan dalam jangka pendek.
Berikut 3 Katalis Utama Untuk OIL
Lobi Sanksi Rusia oleh Ukraina:
Ukraina berencana melobi AS terkait RUU sanksi baru terhadap Rusia untuk memperketat pembatasan ekspor energi dan sumber daya Rusia.
- Minyak WTI Uji Resistance $87,69:
Harga minyak mentah WTI melonjak kuat mendekati area resistance krusial di $87,69 per barel didorong oleh risiko pasokan global.
- Risiko Disrupsi Pasokan Energi:
Ketegangan geopolitik yang berlanjut memperkuat kekhawatiran krisis pasokan di pasar komoditas minyak mentah.
Sumber materi berita: investing.com
Sentimen negatif untuk harga OIL:Â Dorongan reli pada minyak mentah WTI ditopang oleh meningkatnya risiko gejolak pasokan energi global. Rencana pengetatan sanksi baru terhadap ekspor energi Rusia berpotensi memperketat pasokan fisik pasar, mendorong harga minyak menembus level teknikal penting.
Penggerak Pasar Forex dan Komoditi Hari Ini
Pengaruh Data Terhadap Perubahan Harga.
Prediksi EUR dan USD
- CPI (YoY) (Aug) P (EUR)
Diperkirakan terjadi kenaikan pada tingkat inflasi konsumen tahunan estimasi awal (preliminary) zona Euro dari data sebelumnya 2.9% menjadi 3.3%.
Dampak Berpotensi EUR menguat jika data dirilis lebih besar dari forecast (karena lonjakan inflasi memperkuat alasan ECB untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat).
-
S&P Global Manufacturing PMI (Aug) (USD)
Diperkirakan indeks manajer pembelian (PMI) sektor manufaktur final Amerika Serikat berada di level stabil 53.2, tidak mengalami perubahan dari data sebelumnya.
Dampak: Berdampak netral jika dirilis sesuai forecast, tetapi berpotensi menguatkan USD jika dirilis lebih besar dari forecast.
- ISM Manufacturing Prices (Aug) (USD)
Diperkirakan ada sedikit kenaikan pada indeks harga yang dibayar oleh produsen sektor manufaktur AS dari data sebelumnya 71.1 menjadi 71.2.
Dampak: Berpotensi USD menguat jika data dirilis lebih besar dari forecast (mengindikasikan peningkatan tekanan biaya input pabrikan).
- ISM Manufacturing PMI (Aug) (USD)
Diperkirakan terjadi sedikit penurunan pada indeks aktivitas manufaktur nasional AS versi ISM dari data sebelumnya 55.6 menjadi 55.2.
Dampak: Berpotensi USD melemah jika data dirilis lebih kecil dari forecast (menunjukkan moderasi laju ekspansi sektor manufaktur).
- JOLTS Job Openings (Jul) (USD)
Diperkirakan ada penurunan jumlah lowongan pekerjaan terbuka di Amerika Serikat dari data sebelumnya 7.359M menjadi 7.330M.
Dampak: Berpotensi USD melemah jika data dirilis lebih kecil dari forecast (mengindikasikan pendinginan permintaan tenaga kerja).
Disclaimer:
This analysis is prepared solely for reference purposes and does not constitute a solicitation to engage in transactions. Trading decisions should take into account various factors, including market conditions, risk profiles, and individual strategies. Futures trading involves high risk; therefore, all decisions and the consequences of transactions are the sole responsibility of the individual.
