{"id":5906,"date":"2022-11-02T15:36:35","date_gmt":"2022-11-02T08:36:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/?p=5906"},"modified":"2023-03-21T10:53:54","modified_gmt":"2023-03-21T03:53:54","slug":"cara-trading-forex-long-short","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/strategi-trading\/cara-trading-forex-long-short","title":{"rendered":"Ini Cara Trading Forex Long dan Short Position yang Tepat"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"5906\" class=\"elementor elementor-5906\" data-elementor-settings=\"[]\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-section-wrap\">\n\t\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-a82c5df elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"a82c5df\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-c370cd3\" data-id=\"c370cd3\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0614495 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"0614495\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Bagi seorang trader, cara trading forex dengan posisi long atau short adalah hal yang sangat penting. Mengingat, keduanya melibatkan pembelian dan penjualan forex dengan harapan kamu bisa mendapat profit dari perubahan harga di masa mendatang.<\/p><p>Namun, sebelum membahas soal long dan short, sebaiknya kamu ketahui dulu ya bagaimana cara membaca mata uang di forex. Kalau kamu tetep kekeh lanjutin pembahasan di bawah ini, bisa-bisa kamu nge-blank di pertengahan jalan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-1b9ccdf5 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"1b9ccdf5\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-5b0c76ac\" data-id=\"5b0c76ac\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b39f498 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"b39f498\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Mengenal Posisi dalam Trading Forex<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2b5fb73 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"2b5fb73\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Sebuah posisi di dalam trading forex mengartikan jumlah mata uang yang kamu miliki. Dalam hal ini, posisi yang dimaksud bisa berarti long atau short, tergantung pada keputusan kamu. Posisi pada forex ini memiliki tiga karakteristik, yakni:<\/p><ol><li>Pasangan mata uang yang mendasari.<\/li><li>Arah (posisi long atau short).<\/li><li>Besaran (dalam hal ini lot).<\/li><\/ol><p>Kamu bisa mengambil posisi dalam berbagai pasangan mata uang. Artinya, kamu bisa membuka trading lain secara bersamaan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-fe09854 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"fe09854\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Cara Trading Forex Long Position<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-54d0941 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"54d0941\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Posisi long diambil ketika kamu berharap harga akan naik dan bisa mendapatkan profit dari kenaikan harga tersebut. Biasanya para trader mengambil posisi ini ketika melihat kondisi market sedang tren naik sesuai analisa yang dilakukan. Dengan posisi long, kamu bisa mendapat keuntungan secara langsung saat menjual pasangan mata uang tersebut.<\/p><p>Misalnya kamu membeli EUR\/USD di posisi 1.1500, lalu kemudian kamu menjualnya di 1.1600 maka kamu mendapatkan profit sebanyak 100 poin\/pips.<\/p><p>Dengan analisis fundamental, kamu melihat berita bahwa negara mata uang tersebut menujukkan pergerakan ekonomi lebih baik. Saat itu, ada baiknya kamu mempertahankan posisi atau dikenal dengan istilah &#8220;going long&#8221;.<\/p><p>Sementara, secara teknik long seringkali dilakukan karena harga pasangan mata uang tersebut menembus resistensi tingkat harga tertentu atau batas harga tertinggi. Naiknya harga suatu pair bisa diartikan bahwa mata uang di depan menguat terhadap mata uang di belakang pair tersebut. Misalnya saja harga pair EUR\/USD naik, maka artinya EURO menguat terhadap USD.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-038dc25 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"038dc25\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Cara Trading Forex Short Position<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c2045c9 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"c2045c9\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Posisi short diambil ketika kamu yakin bisa mendapat profit dari penurunan harga suatu pasangan mata uang. Kamu yakin bahwa kondisi market menunjukan sinyal akan mengalami penurunan.\u00a0<\/p><p>Nah, sinyal yang paling umum digunakan adalah saat pasangan mata uang tersebut mencapai level resistance. Level resistence sendiri merupakan kondisi dimana suatu mata uang sulit untuk naik ke atas.<\/p><p><em>So<\/em>, cara trading forex dengan posisi short ini bertujuan agar kamu bisa membeli kembali mata uang tersebut di waktu mendatang dengan harga yang lebih rendah. Nah, perbedaan antara harga jual tertinggi dan harga beli terendah inilah yang bisa dijadikan profit.<\/p><p>Misalnya begini, kamu meminjam 1.000 USD dari broker dengan leverage 1:3. Kemudian saat itu juga kamu menjual 1.000 dolar tersebut dengan harga (1 USD = 0,93353 EUR). Kamu mendapatkan 2800,59 EUR.<\/p><p>Dua jam kemudian, harga dolar AS tiba-tiba jatuh ke 0,85334 EUR dan pedagang membeli 3.000 USD dengan menghabiskan 2.560,02 EUR.\u00a0<\/p><p>Namun, ingat ya bahwa kamu masih memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan ke broker (meminjam 1.000 USD dengan leverage 1:3). Dolar dikembalikan ke broker dan kesimpulannya kamu profit yang kamu dapatkan adalah EUR 2.800.59 \u2013 EUR 2.560.02 = EUR 240.57.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-ed438b1 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"ed438b1\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-4abf4dd\" data-id=\"4abf4dd\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e9379f4 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"e9379f4\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Baik membuka posisi short atau long, pastikan bahwa kamu sudah mengantisipasi harga di masa mendatang dengan menggunakan analisis teknikal atau fundamental.\u00a0<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi seorang trader, cara trading forex dengan posisi long atau short adalah hal yang sangat penting. Mengingat, keduanya melibatkan pembelian dan penjualan forex dengan harapan kamu bisa mendapat profit dari perubahan harga di masa mendatang. Namun, sebelum membahas soal long dan short, sebaiknya kamu ketahui dulu ya bagaimana cara membaca mata uang di forex. Kalau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5936,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[67,68,69],"class_list":["post-5906","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-strategi-trading","tag-cara-trading-forex","tag-long-position","tag-short-position"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5906"}],"version-history":[{"count":25,"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5906\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6979,"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5906\/revisions\/6979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.magnetfx.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}